Tips Merintis Sebuah Usaha

Tips Merintis Sebuah Usaha

Photo by Jonathan Borba on Unsplash

 

Hai Milenialis! Di era yang dipenuhi serba-serbi kebutuhan ini, banyak orang yang bercita-cita ingin memiliki usaha sendiri. Entah itu jenis usaha rumahan, usaha online dan bahkan usaha mencari jodoh. Eh? Canda, brayy.

Bukan, bukan itu maksudnya, tapi segmen usaha yang membutuhkan modal ekstra karena harus memiliki tempat berbentuk kios dan ruko. Dan berikut adalah beberapa kiat yang harus Anda lakukan ketika ingin merintis sebuah usaha.

 

1. Menentukan Jenis Usaha

Nah, langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan jenis usaha. Ya, kalau bisa sih disesuaikan dengan passion yang kalian sukai dan kalian kuasai. Jika usaha dilandasi dengan passion, maka apapun yang Anda lakukan akan lebih penuh semangat dan terasa lebih ringan.

 

Ya, kalau bisa sih, hindari memilih bidang usaha yang tidak sesuai dengan passion. Karena sebagai pelaku usaha, kita sendiri memang harus benar-benar enjoy dengan usaha yang akan kita jalanin nantinya. Minimal, jika nantinya usaha kita mengalami penurunan omset, rasanya ndak bakal eneg-eneg amat.

 

2. Mencari Market
 
Sebelum memulai usaha, kalau bisa usahakan cari dulu market untuk usaha kita. Ya, nyolong start lah. Toh, ndak masalah juga jika usaha belum terbentuk, kita sebagai pelaku usaha mencari sasaran pasar terlebih dahulu. Dalam dunia usaha, hal tersebut ya sah-sah saja.
 
Jadi, bila nanti usaha yang direncanakan sudah berjalan, kita sebagai pemilik usaha sudah ndak repot-repot amat mencari konsumen. Apa lagi di era selfie ini, akses untuk menawarkan produk dagang ndak seribet ketika zaman Soeharto. Apa-apa tinggal jepret, apa-apa tinggal posting.
 
 
3. Menyiapkan Permodalan
 
Ibarat sedang membangun rumah, fondasi utama berdirinya sebuah usaha adalah permodalan yang kokoh. Yaps! Maksudnya, untuk menyusun anggaran usaha yang akan kalian jalani haruslah disesuaikan dengan kondisi. Jangan sampai memaksakan. Anggarkan modal kalian sesuai dengan kebutuhan usaha. Ingat brayy, semakin besar kalian menganggarkan modal usaha, semakin lama pula hitungan balik modalnya. 
 
Ya, kalau bisa, permodalan yang sudah kalian siapkan tersebut jangan sampai terpakai untuk hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan usaha kalian. Ingat brayy, usaha yang maju dan akan terus berkembang tentu memiliki sistem permodalan yang sehat. Jangan sampai gara-gara Anda tidak teliti dalam menganggarkan modal, usaha kalian nantinya malah jadi mangkrak di tengah perjalanan. 
 
 
4. Memiliki Visi Dan Misi Yang Jelas Untuk Usaha
 
Menentukan visi dan misi sangatlah penting untuk menentukan arah tujuan usaha kedepannya. Tak peduli, entah itu usaha segmen besar, segmen menengah dan segmen kecil. Tentunya, kalian sebagai pelaku usaha juga harus menentukannya dengan jelas. Sehingga saat usaha yang kalian geluti sudah berjalan, kalian sudah memiliki tujuan yang jelas untuk dicapai kedepannya, tidak asal hanya berjalan tetapi harus mempunyai target. 
 
Ingat brayy! Apapun jenisnya, usaha itu harus bisa berkembang. Jangan sampai jalan di tempat. Stagnan, tidak ada kemajuan alias begitu-gitu saja. Nah, salah satu fungsi kita memiliki visi dan misi dalam menjalankan sebuah usaha, nanti kedepannya kita bisa mendeteksi dan menganalisa maju tidaknya usaha kita.
 
 
5. Menyiapkan Mental Dan Banyak Berdoa Sebelum Memulai Usaha
 
Nah, setelah konsep usaha yang akan kalian rintis sudah direncanakan secara matang, kalian harus menyiapkan mental kalian. Yaps! Membangun mental usaha itu penting, karena yang namanya usaha kalau lagi untung ya untung, kalau lagi zonk ya zonk. Jadi bila mana ditengah jalan usaha yang sedang kalian geluti tiba-tiba sedang zonk, kalian sudah benar-benar siap menghadapi situasi tersebut. Ya, minimal mental kalian tidak sampai drop maksimal lah. 
 
Sebelum menjalankan usaha, jangan lupa pula kalian banyak-banyak berdoa agar apa yang telah kalian rencanakan untuk usaha kalian bisa berjalan sesuai dengan yang sudah kalian planingkan. Perlu kalian ingat, segala sumber yang ada di muka bumi ini adalah milik sang Pencipta. Jadi, jangan sampai kalian melupakan sumber pemberi utamanya. 
 
Berapapun hasil yang kalian dapat dari usaha kalian nantinya, ya tinggal dinikmati dan disyukuri saja. Karena yang tepenting kalian sudah berusaha sesuai dengan kemampuan kalian. Bila kalian mengalami sebuah kegagalan dalam usaha yang kalian geluti, jangan pernah kapok. Teruslah untuk mencoba lagi.
 
"Kadang, banyak orang bertanya tentang jenis usaha apa yang bagus prospeknya di era sekarang ini. Jawabannya, usaha yang bagus itu adalah usaha yang sudah di buka dan dijalankan, bukan usaha yang masih sebatas wacana dan ditanyakan terus-menerus."