Tips dan Trik Travelling ke Kuala Lumpur yang Murah

Tips dan Trik Travelling ke Kuala Lumpur yang Murah

Foto: tripsavvy.com

 

Lagi-lagi aku buat artikel yang mengulas negara tetangga, tapi tak apalah sekiranya artikel ini sangat bermanfaat buat temen-temen yang pengen ke Luar negeri tapi belum siap mental.

Nah untuk pemanasan boleh lah kalian pergi dulu ke negeri jiran, Malaysia. untuk yang udah pro mungkin bisa kasih kritik dan saran dikolom komentar, oke. Jom rapatkan barisan :

 


1. Persiapkan paspor


Foto: The Jakarta Post

 

Jangan lupa kalau mau ke Luar Negeri itu butuh paspor lho, bukan KTP, bukan buku nikah ataupun NPWP. Kalau belum punya buat dulu caranya pun mudah, cari di playstore aplikasi antrian paspor siapkan dokumen seperti KTP dan KK sertakan akta kelahiran/ ijazah/ akta nikah terus bayar kurang lebihnya 300.000 rupiah.

 

2. Cari pesawat promo


 

Sebenarnya tips yang kedua ini tidak perlu dilakukan karena tiket pesawat ke Kuala Lumpur itu jauh lebih murah daripada tiket dalam negeri. Namun kalau mau dapat extra murah, silahkan cari promonya. Pengalaman pribadi via aplikasi Airasia saya dapat tiket promo pulang-pergi ke Kuala Lumpur seharga 1,5 juta untuk dua orang.

 

3. Tuker uang Rupiah ke Ringgit


Foto: the star

 

Ini yang paling penting gaes, tuker rupiah ke ringgit yaaa...jangan sampai sampai sana nggak ada uang ringgit, kan jadi gemes. Tapi jangan khawatir banyak kok money changer di Bandara KLIA (Kuala Lumpur Internasional Airport) atau bisa tuker uang dulu sebelum berangkat, saya sendiri biasa tuker uang di PT Haji La Tunrung. Kalau buat jalan-jalan aja sih menurutku tuker aja siapkan 500 RM itupun pasti banyak sisanya. 

 

4. Buat List tempat yang mau kamu kunjungi


 

Banyakin search tempat-tempat mana yang mau kunjungi, dan cek harga tiket masuknya berapaan dan cari cara menuju kesana plus jangan sungkan tanya dengan warga setempat karena malu bertanya sesat dijalan.

Kalau list sehari dari saya yaitu Batu Caves (gratis), Islamic Arts Musium (kurang lebih 14 RM), Taman Burung Kuala Lumpur (kurang lebih 50 RM), Central Market atau Pasar Seni (gratis), Twin Tower (gratis), Dataran Merdeka (gratis). Ada banyak sebenarnya tempat wisata di Kuala Lumpur misalkan Genting Highland, Menara KL, Masjid Negara dll.

 

5. Cari hotel di daerah bukit bintang atau china town


 

Kenapa pilih kedua daerah ini karena daerah tersebut dekat dengan beberapa tempat wisata. Ketika itu saya nginap di hotel citin seacare yang berada didaerah bukit bintang dengan harga promo 500.000 rupiah untuk 2 malam. Nah di derah bukit bintang ini kita mau ke Twin Tower, Menara KL, Central Market, Islamic Arts Musium dan Taman Burung sangat dekat kalau mau menghemat jalan kaki pun boleh atau pake moda transportasi umum seperti bus atau KTM. Kalau mau lebih nyaman lagi pakai Grab, tapi itu bukan anjuran yah, karena tarif Grab disini cukup mahal.

 

6. Sampai bandara beli simcard untuk handphone mu


 

Ini juga penting, jangan sampai kamu bingung ya dan bertanya kenapa hape gue kok koneksinya jelek heheheh, Roaming datapun ngeri harganya. Nah jalan satu-satunya beli simcard, dibandara banyak konter yang jual. Ada dua macam simcard yang laris yaitu digi dan Hotlink atau pas ke KL Sentral juga ada konter simcard.

 


7. Cari moda transportasi yang murah


 

Di kota ini saya pikir lebih teratur dan rapi dan yang penting adalah alat transportasi umumnya yang nyaman, kalian bisa manfaatin berbagai moda transportasi seperti bis, kereta listrik dan MRT.

Tapi kalau menurut saya lebih enakan pakai bisa dan kereta listrik atau KTM. Nah trik nya sampai bandara naik aja Bis KLIA menuju ke KL Sentral setelah sampai ke KL Sentral naik Grab aja ke Hotelnya, enak dan lebih nyaman. Bis KLIA ke KL Sentral seharga 12 RM. Kalau untuk kereta listrik (KTM) harga tiket kurang lebih 2-3 RM dan kereta ini bisa banyak tujuan.


Nah demikian ulasan singkat travelling ke Kuala Lumpur, persiapkan mental, jangan takut tersesat, selalu liat arah atau tanda rambu tujuan, jangan sungkan tanya orang, bismillah dan berangkat. Oh iya walau mengulas perjalanan ke Negara tetangga saya masih tetap memiliki slogan “Tiada Negara yang paling Indah selain Indonesiaku”