Ngeri..!! Dampak Bermain Gadget Bagi Anak

Ngeri..!! Dampak Bermain Gadget Bagi Anak

Berbicara mengenai permainan, pastilah yang terbenak dipikiran kita adalah anak kecil. Ya, anak kecil itu identik dengan bermain, dan bermain. Seperti halnya aku yang dulu tak lepas dari bermain. Hampir setiap hari aku bermain, tentu saja bermain dengan teman-temanku. Banyak permainan yang sering aku mainkan bersama rekan-rekanku. Tentu saja tanpa gadget.


Aku SD di tahun 90’an, jadi di kampungku belum mengenal yang namanya gadget. Boro-boro mengenal, mungkin di Indonesia juga belum banyak yang punya handphone, terlebih yang tinggal di kampung. Kalau kamu apakah sama?


Ini permainan-permainan yang sering aku mainkan saat kecil dulu:

 

1. Petak Umpet

 

2. Permainan Boi-boian

Sumber: gpswisataindonesia.blogspot.com

 

3. Egrang

 

Mungkin bagi kalian yang seumuran denganku juga suka memainkannya? Melihat gambar itu kalian pasti kangen dengan masa kecil kalian bukan? Aku sendiri saja melihat gambar-gambar ini memoriku langsung teringat masa-masa indah dulu saat kecil, dan andai waktu bisa diputar kembali rasanya ingin bermaian permainan itu dengan teman-teman kecil dulu. Bagaimana dengan kamu, Gengs?


Selain permainan itu, saat aku kecil dulu sering yang namanya masak-masak. Semua permanian yang aku mainkan tentu saja sangat berhubungan dengan orang lain.


Permainan seperti itu menurutku sangat bagus bagi tumbuh kembang anak kecil terlebih di dunia sosial mereka. Dalam permainan yang berhubungan dengan orang lain juga dapat memupuk rasa tolomg menolong, dan kerjasama dalam diri anak.


Beda halnya dengan anak kecil zaman sekarang, banyak dari mereka yang sudah disibukkan dengan permainan individual. Seperti halnya bermain gadget. Di gadget berbagai permainan dapat dimainkan sendiri, namun hal itu tidak baik bagi perkembangan sosial si anak, serta ada tujuh alasan kenapa anak harus bermaian di luar, bukan bermaian gadget, antara lain:

 


1. Penurunan perkembangan otak


Pada lima tahun pertama hidupnya, otak anak tumbuh dengan cepat. Studi menunjukkan kalau anak kacil sering main gadget akan mempengaruhi fungsi otak dan menyebabkan anak kurang perhatian terhadap lingkungannya.

 


2. Radiasi


Penelitian yang dilakukan Universitas Leeds di Nottingham dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research di London, Inggris menyatakan bahwa syaraf anak masih berkembang dan tengkorak tipis membuat anak rentan terserang radiasi dari ponsel. Penggunaan ponsel di dekat kepala anak dikhawatirkan anak menghancurkan sel otak anak.

 

3. Mengurangi kemampuan interaksi sosial


Dalam artikel yang diterbitkan oleh the New York Times, penulis buku Ibrain: Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind and direktur Longevity center di Univeritas California. Dr Garry Small mengatakan, bahwa anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan teknologi akan mengganggu interaksi dan mengganggu keterampilan komunikasi.

 


4. Tenpramental


Perhatikan jika anak anda menghabiskan waktu hanya bermain gadget, akan lebih agresif bukan? Tantrum adalah bentuk yang umum agresivitas di kalangan balita. Sifat agreaig dan tantrum adalah akibat dari paparab gadget. Jika sudah dewasa anak yang kecenderungan naun gadget lebih mungkin tidak mematuihi orang tua.

 


5. Obesitas


Anak yang lebih memilih bermain game di gadget dari pada main di luar tidak akan membakar kalori dalam tubuhnya. Alhasil anak dapat terkena obesitas.

 


6. Merusak penglihatan

Penelitan menyebutkan bahwasanya, anak yang memiliki kecenderungan bermaian gadget akan mengalami gangguan pada mata mereka.

 


7. Kurang minat bermain di alam terbuka


Gadget “membunuh” perkembangan anak. Beberapa orang tua yang anaknya memilih bermain gadegt, belum menyadari bahwa anaknya terasingkan dari alam, tumbuhan, hewan , danau atau langit. Intinya anak harus aktif bergerak untuk merangsang saraf motorik.

Itulah tujuh alasan kenapa anak kecil harus bermain di luar dan berinteraksi dengan sekitarnya dibandingkan hanya bermain gadget. Jadi permainan zamanku kecil lebih baik ketimbang permainan modern sekarang dan munurutku mulailah mengenalkan permaian-permanan zaman kecil kita ke anak-anak zaman sekarang, atau minimal ajak anak bermain dengan lingkungan sekitar dan berinteraksi dengan alam agar generasi penerus bangsa ini lebih baik dan jiwa sosialnyapun tinggi, serta tidak mengalami dampak yang saya sebutkan diatas.

 

(Sumber: Rumahzakat)