Minum 8 gelas sehari, sebuah fakta atau hanya fiksi ?

Minum 8 gelas sehari, sebuah fakta atau hanya fiksi ?
Minum 8 gelas sehari, sebuah fakta atau hanya fiksi ?

Kamu mungkin pernah mendengar tentang aturan 8x8, gengs. Ini menyatakan bahwa kamu harus minum delapan gelas 8 ons air per hari. Itu setengah galon air (sekitar 2 liter).

 Tetapi apakah ada kebenaran untuk nasihat ini atau itu hanya mitos?

Kemungkinan asal lain dari aturan 8x8 adalah karya ahli gizi bernama Dr. Frederick Stare. Dia menulis bersama sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 1974 yang merekomendasikan minum enam hingga delapan gelas air per hari. Buku itu juga menunjukkan bahwa buah-buahan dan sayuran, serta minuman lainnya, mengandung banyak air. Namun, harus dicatat bahwa temuan ini terbatas pada orang dewasa yang sehat, meskipun kebanyakan menetap di iklim sedang.

Meskipun ada beberapa keadaan dimana kebutuhan air meningkat, pria dan wanita yang sehat umumnya tidak perlu mengonsumsi air dalam jumlah yang begitu besar.

Di sisi lain, tidak minum cukup air dapat menyebabkan dehidrasi ringan, yang didefinisikan sebagai hilangnya 1-2% dari berat badan karena kehilangan cairan. Dalam kondisi ini, kamu mungkin mengalami kelelahan, sakit kepala, dan suasana hati yang terganggu.

Tetapi untuk tetap terhidrasi dan menghindari dehidrasi ringan, kamu tidak perlu secara ketat mengikuti aturan 8x8. Untungnya, kamu memiliki naluri built-in yang disebut haus.

Kamu Dapat Tetap Terhidrasi Dari Lebih Dari Air
Bukan hanya air biasa yang memasok tubuhmu dengan air. Minuman lain, seperti susu dan jus buah, juga dihitung.

Berlawanan dengan kepercayaan umum, minuman berkafein dan minuman beralkohol ringan seperti bir juga dapat berkontribusi terhadap asupan cairan, setidaknya ketika mereka dikonsumsi dalam jumlah sedang (4Trusted Source, 5Trusted Source, 6Trusted Source, 7Trusted Source, 8Trusted Source).

Minuman ini hanya menjadi diuretik yang signifikan ketika kamu mengkonsumsinya dalam jumlah besar. Diuretik adalah zat yang meningkatkan kehilangan cairan dengan membuat kamu buang air kecil lebih sering.

Banyak makanan yang kamu makan juga mengandung banyak air.

Berapa banyak air yang kamu dapatkan dari makanan tergantung pada jumlah makanan kaya air yang kamu makan. Buah-buahan dan sayuran sangat kaya akan air, dan makanan seperti daging, ikan, dan telur juga memiliki kandungan air yang relatif tinggi.

Terakhir, sejumlah air diproduksi di dalam tubuhmu ketika Anda memetabolisme nutrisi. Ini disebut sebagai air metabolisme.

Pada orang yang tidak banyak bergerak, asupan cairan harian dari air minum dan minuman lain diperkirakan sekitar 70–80%, sementara makanan dianggap menyumbang sekitar 20-30%.

Minum Air Yang Cukup Memiliki Beberapa Manfaat Kesehatan
Kamu harus minum cukup air agar tetap terhidrasi secara optimal.

Secara umum, itu berarti mengganti air yang hilang melalui napas, keringat, urin, dan feses.

Minum cukup air dapat menawarkan manfaat kesehatan, termasuk:

1. Penurunan berat badan: Minum air yang cukup dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori, mengurangi nafsu makan jika dikonsumsi sebelum makan dan menurunkan risiko kenaikan berat badan jangka panjang.

2. Kinerja fisik yang lebih baik: Dehidrasi sederhana dapat mengganggu kinerja fisik. Kehilangan hanya 2% dari kadar air tubuh Anda selama berolahraga dapat meningkatkan kelelahan dan mengurangi motivasi.


3. Mengurangi keparahan sakit kepala: Bagi mereka yang rentan sakit kepala, minum air tambahan dapat mengurangi intensitas dan durasi episode. Pada orang yang mengalami dehidrasi, air dapat membantu meringankan gejala sakit kepala.


4. Pembebasan dan pencegahan konstipasi: Pada orang yang mengalami dehidrasi, minum cukup air dapat membantu mencegah dan meringankan sembelit.

5. Mengurangi risiko batu ginjal: Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, ada beberapa bukti bahwa peningkatan konsumsi air dapat membantu mencegah kekambuhan pada orang dengan kecenderungan untuk membentuk batu ginjal.

Demikianlah yang perlu anda perhatikan dalam memenuhi kebutuhan air harian anda.