Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran

Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran
Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran
Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran
Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran
Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran
Kenali 5 Tanda Kamu Masih Labil dan Belum Cocok Pacaran

Illustration by Pixabay on Pexels

 

Banyak remaja yang memilih backstreet ketika pacaran karena alasan dilarang oleh orang tua. Biasanya, teguran dari orang tua adalah, "Anak kecil jangan pacaran, mending fokus belajar saja." Namun, ya, Gengs! Namanya juga anak muda, pasti ogah dengerin orang tua dan tetap nekat pacaran dengan cara sembunyi-sembunyi, sambil ngeyel, "Aku, kan, sudah besar! Sudah bisa pacaran!" Dududu...

Eits, tunggu dulu! Meskipun kamu merasa sudah dewasa dan cukup umur untuk pacaran, nyatanya tidak semudah itu, Ferguso! Definisi dewasa itu ada dua, yaitu (1) usia; ketika menginjak di atas 18 dan (2) sikap; ketika sudah tidak kekanak-kanakan. Nah, maksud "anak kecil" dari teguran orang tua itu kamu belum dewasa secara sikap, Gengs!

Supaya lebih paham, kenali lima ciri sikap labil alias belum dewasa di bawah ini. Siapa tahu kamu memiliki salah satu di antaranya!

 

1. Gampang ngambek ketika ada masalah

Illustration by Gratisography on Pexels

Emosi itu manusiawi, sih. Akan tetapi, kalau dikit-dikit marah, itu namanya bocah. Kamu harus bisa memendam amarah dan berpikir dengan kepala dingin. Sebab, orang yang gampang ngambek itu biasanya bertindak tanpa berpikir panjang. Ini enggak baik untuk keharmonisan hubunganmu kelak. Serasa jadi dewa cinta yes!

 

2. Manja banget berasa menjadi pusat tata surya

Illustration by Rawpixel on Pexels

Jangan jadikan "anak bungsu" sebagai alasan. Kalau kamu sudah dewasa, mau anak terakhir atau anak pertama, kamu harus bisa mandiri. Manja-manjaan sama pacar itu boleh, tetapi ada kadarnya. Bermanjalah dengan wajar, enggak semua hal harus nyuruh-nyuruh pacar dan minta segalanya dituruti. Kamu bukan Firaun Milenial, Gengs! Dan si dia juga bukan Ojek Online lho!

 

3. Masih suka tebar pesona ke mana-mana

Illustration by Anastasiya Gepp on Pexels

Orang yang serius dalam menjalani hubungan enggak bakal genit ketika sudah punya pasangan. Kalau kamu masih gatal dan tebar pesona ke sana ke mari, ada kemungkinan kamu kena star syndrome, atau memang belum dewasa. Percaya, deh, enggak akan ada yang mau pacaran sama orang yang kecakepan. Wkwkwk

 

4. Suka lebay terhadap masalah-masalah kecil

Illustration by Vera Arsic on Pexels

Ketika hal-hal kecil selalu dibesar-besarkan, bisa jadi kamu termasuk orang yang masih kekanak-kanakan. Kamu harus belajar menyikapi masalah dengan sewajarnya dan sesuai porsinya. Jangan sampai hal-hal remeh dipermasalakan sampai-sampai membuat pacarmu gerah. Kalau begini, lebih baik belajar mengontrol diri dulu.

 

5. Bersikap besar kepala ingin menang sendiri

Illustration by Vera Arsic on Pexels

Jadi begini, pacaran itu dua orang, kan? Maka, mengambil keputusan pun harus dua orang. Kamu harus mau mendengarkan kalau ingin didengar. Juga harus mau melihat kalau ingin dilihat. Intinya, sih, kalian harus saling satu sama lain, jangan apa-apa ingin menang sendiri. Enggak baik, lho, kalau kamu memaksakan kehendak sendiri. Sebab lama-lama pacarmu bakal jenuh juga.

Nah, gimana? Kira-kira kamu merasa ada ciri-ciri di atas enggak? Kalau enggak, buktikan pada orang tua bahwa kamu sudah cukup bijak untuk pacaran, ya, Gengs!