Hal Unik yang Ada di Pontianak Saat Bulan Ramadhan

Hal Unik yang Ada di Pontianak Saat Bulan Ramadhan

Kalau umat islam membahas soal bulan Ramadhan pasti sangat menyenangkan, terlebih bulan  Ramadhan dipenuhi Rahmat dan karunia oleh Allah Tuhan Pencipta Alam. Barang siapa yang mengerjakan amal soleh di bulan ini, pahalanya akan dilipat gandakan. 

Sehingga para muslimin dan muslimah berbondong-bondong untuk menunaikan ibadah, entah itu memperbanyak sholat sunnah, memperbanyak bacaan Qur'an atau tadarusan, ada juga kegiatan i'tikaf.  Dan di dalam bulan Ramadhan juga terdapat malam Lailatul Qadar atau malam seribu bulan pada tanggal-tanggal ganjil terlebih pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, yang mengakibatkan ramainya kegiatan di setiap masjid.

Ada hal yang unik dari suatu kota di provinsi Kalimantan barat saat bulan Ramadhan tiba lho, Gengs! Tepat di Ibu kota provinsi, apalagi kalau bukan Pontianak. Mau tahu nggak apa aja yang unik dari kota Pontianak menjelang bulan Ramadhan? Yuk kita intip :

 

1. Sotong Pangkong


 

Tepatnya di Jalan Merdeka kalian akan dimanjakan dengan suara ketokan palu dari pedagang sotong pangkong. Yup panganan khas Pontianak ini ramai dijajakan di jalan ini, Gengs.

Setiap hari pasti ramai, apalagi setelah sholat tarwih para pemuda pemudi kota Pontianak menyempatkan nongkrong sambil bercengkrama sambil menikmati sopang ini.

Oh iya, sopang singkatan dari sotong pangkong yang artinya cumi-cumi dipukul kurang lebih seperti itu artinya, karena memang cara bikinnya cumi cumi yang sudah dikeringkan dipukul atau dipangkong dengan palu. Lalu bisa dinikmati dengan saus kacang atau ebi.

 

2. Pasar Juadah


Foto: Tribun Pontianak

 

Mungkin pasar jadah mirip dengan pasar-pasar pada tempat lain saat bulan ramadhan tiba, pasar ini adalah pasar yang diadakan khusus pada saat bulan Ramadhan, dengan istilah pasar Jadah.

Bertempat di Masjid Raya Mujahidin dan beberapa tempat lain pasar ini digelar, para pedagang menjajakan berbagai aneka makanan khas Pontianak dan Kalimantan Barat seperti jorong-jorong, es lidah buaya, cincalok dsb. 

 

3. Meriam karbit

 

Foto: indonesia-heritage.net

 

Saya jamin meriam ini tidak ada ditempat lain dan meriam ini bukan meriam biasa, meriam ini adalah meriam sultan Abdurrahman yang konon katanya digunakan oleh Sultan Abdurrahman untuk menghalau makhluk ghaib bernama Kuntilanak yang ketika itu makhluk-makhluk tersebut mengganggu dan mengusik keberadaan sang Sultan. 

Namun ada cerita berbeda lagi di kalangan masyarakat ada yang bilang bukan makhluk ghaib tapi segerombolan perampok yang akan merampok kapal Sultan maka tak tinggal diam sang Sultan melakukan perlawanan dengan meriam tersebut.

Tembakam meriam tersebut juga menandakan berdirinya kota Pontianak pada tahun 1771 dan meriam tersebut sampai sekarang diabadikan dengan pagelaran festival meriam karbit disepanjang sungai kapuas.

Oh iya asal kalian tahu, meriam karbit ini dibuat dari glondongan kayu utuh yang besar dan diameternya bisa mencapai  500 cm - 1 meter.