Coba Kamu Lakukan 5 Hal Ini, untuk Meredam Amarahmu

Coba Kamu Lakukan 5 Hal Ini, untuk Meredam Amarahmu

Sebagai manusia biasa pastilah kita pernah marah, entah apa yang jadi penyebabnya, terkadang seseorang marah yang  meledak-ledak sulit sekali dikendalikan. Lega setelah melampiaskan amarah tapi di dalam hati kecil selalu ada rasa penyesalan setelah marah. Karena pasti ada dampak kurang menyenangkan setelahnya, bisa saja orang yang kita marahi maupun orang-orang yang melihat dan mendengarkan dirimu menumpahkan kemarahan sikapnya akan berubah total, sehingga suasananya jadi tidak nyaman dan terasa kaku bin kikuk untuk kembali berkomunikasi seperti biasa.

 

Terlepas dari apa dan siapa yang jadi pemicunya, sehingga muncul kemarahan yang menguji kesabaran yang dimiliki untuk tetap bertahan dan menahan agar jangan sampai melepaskan hawa amarah kepada siapapun, biar bagaimanapun tetap saja marah tak menyelesaikan apapun justru memperkeruh keadaan, yang tadinya hubungannya baik-baik saja berubah jadi canggung dan kurang harmonis kepada sesama, entah dia teman, saudara, pacar atau siapapun itu yang kena imbas dari  kemarahan yang telah dilakukan.

 

Berikut 5 tips mehanan marah, yang patut kamu coba!

 

1. Diam dan kendalikan dirimu

Pada saat hendak marah cobalah diam sesaat sembari menata hatimu aturlah napas dengan cara tarik napas berlahan dan hembuskan, lakukanlah berulang-ulang hingga suasana hatimu kembali membaik, dengan begitu kamu bisa berpikir jernih serta mampu mengendalikan diri untuk tidak marah.

 

2. Tersenyumlah dengan tulus

Tahap pertama sudah bisa kamu lewati, kemudian tersenyumlah, dengan begitu aura positive akan terpancar darimu dan memberi dampak yang baik untuk orang-orang di sekelilingmu, mereka akan lebih respek kepadamu yang mampu mengendalikan diri untuk tidak marah. Karena marah merupakan perbuatan sia-sia yang tak perlu kamu lakukan.

 

3. Berpikirlah sebelum berbicara

Ketika ada orang yang melakukan kesalahan dan membuatmu terpancing untuk marah, cobalah berpikir sejenak sebelum mulai berbicara, pilihlah kata-kata yang tepat untuk mengalihkan luapan amarahmu dengan bertutur yang sopan dan baik sehingga orang tersebut akan memahami dan menyadari kesalahannya sendiri tanpa harus kamu marahi, dia akan merasa tidak enak hati sendiri terhadap dirimu yang seharusnya marah tapi dirimu melakukan hal yang sebaliknya.

 

4. Cobalah untuk selalu memaafkan

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, jika seseorang telah melakukan kesalahan kepada dirimu dan membuatmu marah. Maka cobalah untuk memaafkan sebelum orang tersebut meminta maaf kepadamu sehingga dengan begitu dirimu akan lebih bisa menahan gejolak amarahmu tersebut. Dan tidak ada ruginya menjadi seorang yang pemaaf selain hatimu lebih damai, dirimu juga terbebas dari kemarahan.

 

5. Merenung dan coba koreksi diri

Saat sedang sendiri cobalah untuk merenungkan segala hal yang terjadi, dengan mengoreksi diri apakah selama ini ada sikap atau tutur kata kita yang sekiranya menyinggung perasaan orang lain sehingga terkadang tanpa kita sadari orang tersebut merusaha balas dendam dengan kata-kata ataupun sikap yang memancing kita untuk marah. 


Hal tersulit memang mencari kesalahan yang ada pada diri sendiri, dengan sering intropeksi diri setidaknya kita segera menyadari setiap kesalahan yang kita lakukan sehingga sesegera mungkin bisa memperbaikinya dan meminta maaf jika merasa bersalah terhadap orang lain.

 

Marah tak memberi manfaat apapun dalam kehidupanmu, tidak ada untungnya sama sekali justru sebaliknya berdampak negativ dan selain itu orang-orang akan takut dan menjauh darimu jika kamu gampang marah, hidupmu akan kesepian dan tak punya teman. Rugi besar'kan, Gengs?