Berikut Beberapa Properti Adat Jawa Mengubur Ari-ari yang Perlu Kamu Ketahui

Berikut Beberapa Properti Adat Jawa Mengubur Ari-ari yang Perlu Kamu Ketahui

Karunia terindah dalam suatu keluarga adalah lahirnya si buah hati dan saya yakin tak ada pasanganpun di dunia ini yang tak bahagia melihat dua strip merah pada test pack, kecuali bagi mereka  yang wik wik sebelum nikah alias berzina dengan pacarnya kenapa? karena kenikmatannya telah dicabut oleh Allah.

Penantian selama 9 bulan 10 hari sangat membahagiakan, terutama bagi pasangan yang baru menikah dan pasangan yang sudah lama belum dikaruniai anak. Ada yang tiba-tiba nyidam hal aneh, ada yang tiba-tiba super duper manja, bahkan tak sedikit yang mudah emosian, liat orang pengen marah, atau sensitif terhadap bau dan sebagainya.

Pengalaman saat istri baru saja melahirkan putri pertama kami bener-bener waktu itu berjalan begitu lambatnya seperti perjalanan dari Jakarta ke Bekasi PP. Akhirnya waktu itu tiba, ceeenggggerrrr,... alhamdulillah, ternyata anak tetangga gue yang nangis.

Nah, momen yang nggak bisa dilupain salah satunya yaitu ketika saya disodori plastik hitam berisikan ari-ari, so how? gue mesti ngapain nih..asli kayak orang bodo, ya kaliiikk ari-ari kebo atau sapi..ini mah ari-ari anak gue cuuyyy, hehe

untungnya, kakak ipar saya tahu harus diapain ari-ari ini. Yuup pengalaman tak bisa diboongin. Sesuai arahan dari beliau secara detil saya catat apa yang saya dengar dari beliau dan ketika itu saya otw cari benda-benda untuk keperluan mengubur ari-ari atau ugorampenya.

Berikut ugorampe yang mesti dipersiapkan untuk mengubur ari dan perlu diketahui ugorampe untuk anak perempuan beda dengan ugorampe anak laki-laki. yuk kita liat penjelasan singkat dibawah ini :

 

1. Kendi atau wadah ari-ari


 

Wadah ari-ari ini terbuat dari tanah liat (gerabah, periuk) dan hampir semua modelnya sama yaitu berbentuk bulat cembung dengan tutupnya yang juga terbuat dari tanah liat.


2. Ugorampe


 

Ugorampe ini saya jujur kurang begitu tahu untuk apa aja, jadi ketika itu saya cuman diminta kakak ipar untuk membelinya di warung khusus yang menjual barang-barang tersebut (toko kembang) dan benar ditempat tersebut sudah satu paket dan kita cukup plug and play aja. diantara ugorampenya ada bunga tujuh rupa,  pensil, sisir, cermin, garam brosot dan lainnya. dan aseli saya nggak tahu apa fungsi semua ini.


3. selendang


 

Gunanya untuk menggendong periuk yang isinya ari-ari dan ugorampe. Digunskan untuk tidak jatuh juga karena ari-ari tersebut masih ada hubungan dengan bayi nya.


4. Lampu dan Keranjang
Lampu ini digunakan untuk menerangi ari-ari ketika malam hari dan keranjang ini diperuntukan untuk melindungi agar ari-ari yang telah dikubur tidak digali oleh hewan dan terlindungi dari gangguan setan.


5. Lubang sedalam satu lengan


Ini yang penting, kenapa mesti sedalam satu lengan? ya karena agar terlindungi oleh hewan liar atau gangguan setan. Oh iya Gengs, untuk menguburkan ari-ari dibedakan juga kalau cewek letaknya disisi kiri rumah dan sebaliknya.

Mungkin itu yang bisa saya sampaikan soal properti untuk mengubur ari-ari versi masyarakat jawa dan pastinya berbeda antara daerah satu dengan daerah lain perihal tersebut.

Nah Gengs, yang juga perlu diketahui bahwa mengubur ari-ari itu harus bapak kandung nya, atau kakek nya namun juga bisa saudara laki2 yang paling dekat, dan sebelum mengubur ari-ari, disyaratkan juga untuk mandi dan berpakaian yang baik dan wangi.

Yup, yang perlu diketahui juga dalam kepercayaan masyarakat adat jawa ari-ari dikatakan sebagai saudara, adik kandung atau teman karena selama dalam kandungan ari-ari yang selalu menemani jabang bayi dan memiliki fungsi yang sangat penting.

Namun dalam Islam ari-ari ini tidak memiliki keistimewaan, kalau bayi telah lahir ari-ari sudah tidak berfungsi lagi jadi wajar memang tidak diperlakukan istimewa dan juga Rasulullah tiba pernah mengajarkan untuk menguburkan ari-ari.

Nah gengs, seperti itulah kiranya tradisi mengubur ari-ari versi masyarakat jawa, bagaimana di tempat kalian?