5 Ciri Tak Terbantahkan dari Seorang Optimis, Kamukah?

5 Ciri Tak Terbantahkan dari Seorang Optimis, Kamukah?
Photo by bruce mars from Pexels
 
Keinginan atau memandang segala hal dengan positif sangatlah diperlukan. Pola pikir seperti ini membantu kita untuk maju dan meraih apa yang kita harapkan. Sayangnya, tidak semua orang berpandangan atau memiliki pengharapan yang baik dalam menghadapi segala hal.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab seseorang bersikap pesimis, kehilangan pengharapan dan menjadi putus asa karena harus menghadapi situasi yang sulit. Entah karena persoalan hidup, situasi atau lingkungan tertentu, bisa juga karena perasaan kita yang sedang kurang baik.

Sejatinya, optimisme harus selalu kita miliki dalam kehidupan ini karena berpengaruh besar pada prestasi dan cara kita memaknai hidup ini. Nah, apakah kamu kategori orang yang optimis atau bukan, 5 ciri di bawah ini membantu kamu mengenali dirimu, Gengs.

 

1. Punya keyakinan diri dengan apa yang ingin ia raih dan wujudkan

Photo by Bridgesward on Pixabay

 

Seorang optimis selalu tahu apa yang ingin ia raih dan wujudkan. Keyakinan bahwa dirinya mampu meraih dan mewujudkan keinginannya, membuat ia tidak ragu untuk mengambil setiap kesempatan yang datang dan memperjuangkannya.

Meskipun berada di bawah tekanan, ia selalu percaya diri mampu melewati dan mengatasi semua masalah atau rintangan yang menghadang. Bagi si optimis, masalah adalah tantangan untuk menguji dan mengasah kemampuannya. Jadi, kata menyerah tidak ada dalam kamus kehidupannya.

 

2. Selalu berpikir positif dan mengafirmasi diri dengan kata-kata membangun dan menguatkan

Photo by StockSnap on Pixabay

 

Dalam hidup ini, tak jarang apa yang kita inginkan dan rencanakan tidak selalu berjalan sesuai keinginan dan harapan. Namun, hal itu tidak mematahkan semangat si optimis, apalagi sampai membuatnya terpuruk. Bagi si optimis, tidak ada usaha atau perjuangan yang sia-sia.

Si optimis selalu mampu menghibur dan menyemangati dirinya sendiri dengan kata-kata yang membangun. Seorang optimis selalu berpikir positif bahwa setiap masalah selalu ada jalan keluarnya dan ia punya keyakinan diri yang kuat mampu melewati dan mengatasi setiap masalah yang datang.

Kegagalan membuat si optimis belajar banyak hal untuk bisa menghadapi banyak hal yang tidak diharapkan. Kegagalan menempa si optimis menjadi kuat dan tahan banting. Bagi si optimis, kegagalan atau nasib buruk hanya bersifat sementara saja. Pemikirannya yang positif inilah yang ampuh membantunya menghadapi kekhawatiran atau perasaan takut akan gagal.

 

3. Seorang optimis cenderung keras kepala

Photo by Pexels on Pixabay

 

Seorang optimis dikenal sebagai sosok yang keras kepala dalam arti yang positif. Si optimis selalu fokus dengan apa yang ia inginkan, berusaha keras dalam mewujudkannya, dan akan memperjuangkannya dengan sepenuh hati. Perjuangannya untuk sampai pada apa yang ingin ia raih dan wujudkan tidak main-main. Ia tahu setiap langkah yang harus ia ambil, siap menghadapi tantangan dan risiko yang akan ia terima. Sekalipun gagal, ia akan bangkit kembali dan siap memulai langkah baru sampai apa yang ia inginkan terwujud. 

 

4. Tidak pernah lari dari tanggung jawab

Photo by Nastya_Gepp on Pixabay

 

Ciri lain seorang optimis bisa kita lihat pula dari cara berpikirnya yang realistis dan rasional dalam menghadapi persoalan. Dalam mengambil suatu keputusan dan melakukan suatu tindakan pun, sudah ia pertimbangkan dulu baik buruknya.

Seorang optimis akan bertanggung jawab untuk setiap keputusan dan tindakan yang ia ambil. Apa pun hasilnya. Tidak ada intervensi orang lain. Sebab, seorang optimis selalu memegang kendali atas dirinya.

 

5. Memahami bahwa selalu ada maksud di balik semua kejadian

Photo by Alehidalgo on Pixabay

 

Ada saat di mana seorang optimis menghadapi situasi yang tidak mudah, terutama saat mengalami hal buruk yang tidak pernah ia harapkan. Saat-saat sulit itu tidak membuat si optimis patah semangat, apalagi sampai menyerah. Pantang bagi seorang optimis untuk mengeluh, menyesali diri dan nasib. Ia akan menyikapi situasi sulit itu dengan tenang dan bijaksana.

Seorang optimis sadar, yang sudah terjadi tidak bisa ia ubah, tetapi ia punya masa kini dan masa depan. Sekali lagi, si optimis percaya bahwa kegagalan atau nasib buruk itu tidak abadi. Ia percaya, akan selalu ada jalan dan kesempatan dalam setiap langkah kehidupannya. Intinya, seorang optimis selalu bersyukur dalam sikon apa pun.

 

Jadi, poin mana saja yang sudah kamu miliki, Gengs?